Pankreas merupakan salah satu organ yang memiliki peranan penting dalam mengubah makanan menjadi energi dengan enzim eksokrin dan enzim endokrin. Enzim eksokrin berfungsi membantu pencernaan sementara enzim endokrin yang terletak di bagian atas usus kecil berfungsi mengatur kadar gula darah.

Hanya saja, fungsi pankreas bisa terganggu salah satunya disebabkan karena kanker. Diungkapkan dr David B Samadi, ketua urologi dan kepala bedah robotik di Lenox Hill Hospital, gejala kanker pankreas umumnya tidak terlihat sampai tumor tumbuh cukup besar dan mengganggu fungsi pankreas.

“Atau gejala baru terlihat jelas setelah menyebar ke organ lain di dekatnya seperti perut, hati, atau kantung empedu,” kata dr Samadi seperti dikutip dari Fox News. Ia mengungkapkan, kondisi yang patut dicurigai sebagai gejala kanker pankreas dan butuh observasi lebih lanjut di antaranya:

  1. Nyeri perut bagian atas menyebar ke belakang
  2. Penyakit kuning (warna kuning pada kulit dan mata)
  3. Nafsu makan dan berat badan yang berkurang tanpa kejelasan
  4. Kelelahan
  5. Pencernaan terhambat
  6. Mual
  7. Serangan diabetes tipe 2 pada orang di usia 50-an

Sementara, faktor risiko kanker pankreas yakni kebiasaan merokok, ada riwayat diabetes dan pankreatitis kronis, obesitas, genetik, serta diet tinggi daging, kolesterol, makanan yang digoreng dan nitrosamin. Terkait usia, dr Samadi mengatakan pada usia 60 sampai 80 tahun, risiko kanker pankreas meningkat lebih dari 80 persen. Kanker pankreas juga lebih banyak dialami oleh pria.

“Menjaga kebersihan mulut dengan teratur menyikat gigi dan flossing gigi untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi dapat menurunkan risiko penyakit periodontal yang berkaitan dengan kanker pankreas,” tutur dr Samadi.