Lima Cara Mengatasi Demam Pada Anak Dengan Obat Alami

Lima Cara Mengatasi Demam Pada Anak Dengan Obat Alami

Bahaya demam pada anak adalah akan berakibat kejang-kejang. Hal inilah yang membuat para ibu khawatir. Akan tetapi, biasanya kejang pada anak jarang terjadi sewaktu demam, memang bisa saja terjadi dari beberapa anak. Segeralah atasi kejang dengan cara yang baik dan jangan panik.

Banyak penyebab demam yang dapat terjadi pada anak seperti flu, masuk angin, infeksi karena virus dan bakteri, radang tenggorokan, diare serta infeksi pada saluran pernapasan. Di samping itu demam bermanfaat sebagai sistem kekebalan tubuh akan aktif kembali untuk produksi sel darah putih. Namun, sebaiknya deman pada anak jangan dibiarkan. Beberapa obat yang dapat anda berikan saat anak demam yakni dengan obat-obatan alami. Perhatikan uraian berikut ini.

Mengatasi Demam Pada Anak Dengan Obat Alami

1. Menggunakan Air Kelapa Muda
Ketika panas, maka tubuh akan bekerja untuk mengeluarkan keringat lebih banyak. Untuk itu, disarankan memperbanyak minum air putih. Di samping itu,  Air kelapa muda yang banyak mengandung mineral seperti kalium. Sehingga sangat baik untuk mengatasi demam pada anak.

2. Menggunakan Temulawak
Temulawak banyak digunakan  sebagai perangsang nafsu makan, perut kembung dan pegal-pegal juga sebagai penurun panas. Temulawak mempunyai zat aktif xanthorrhizol, alpha, betha curcumena dan germacrene yang berfungsi antiinflamasi atau antiperadangan antibiotik, serta meningkatkan produksi dan sekresi empedu. Cara mengolahnya cucilah 10 gram rimpang temulawak hingga bersih. Parutlah dan tambahkan 1/2 gelas air panas kemudian aduk merata. Tunggu sampai dingin, lalu peras dan ambil sarinya. Selanjutnya campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk. Campuran madu dan temulawak dan aplikasikan 3 kali sehari pada anak.

3. Menggunakan Kunyit
Selain sebagai penurun panas ramuan alami ini juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh anda. Jadi, baik untuk digunakan. Caranya yang dilakuakan cucilah 10 gram umbi kunyit kemudian parut dengan menambahkan  1/2 gelas air panas. Aduklah sampai merata lalu dinginkan. Peraslah dan gunakan air sarinya. Jangan lupa tambahkan dengan perasan 1/2 buah jeruk nipis. Bagilah  menjadi 3 bagian campuran madu dan kunyit tersebut, namun sebelumnya campurkan dengan 2 sdm madu bunga kapuk. Barulah anda berikan 3 kali sehari.

4. Menggunakan Lempuyang Emprit
Lempuyang empirit ini yang digunakan yakni rimpangnya dan rasanya pahit. Senyawa minyak atsiri berupa sekuiterpenketon yang terkandung di dalamnya dan berfungsi sebagai penurun panas. Cara membuatnya dengan mencuci 10 gram umbi lempuyang emprit. Parutlah dan tambahkan setengan air panas. Diamkan hingga mendingin, barulah diperas dan ambil hasil perasannya. Kemudian tambahkan 2 sdm madu bunga kapuk. Lakukan cara ini 3 kali sehari.

5. Menggunakan Sambiloto
Seluruh bagian tanaman sambiloto ternyata dapat digunakan. Bahkan pada tahun 1991 diadakan penelitian di Thailand bahwa 6 g sambiloto per hari sama efektifnya dengan parasetamol. Caranya hanya merebus 10 gr daun sambiloto kering dan 25 gr umbi kunyit kering. Rebuslah kedua bahan tersebut dengan air 200 cc, lalu saringlah. Sesudah terasa hangat tambahkan madu bunga kapuk sebanyak 100 cc atau mahoni. Berikan 3 kali dalam sehari.

Beberapa jenis obat tradisional berasal dari tanaman obat yang biasa digunakan oleh orang dahulu dan dipercaya ampuh dalam mengatasi demam pada anak. Karena dibuat dari bahan alami, maka relatif lebih aman dan  tidak menimbulkan efek samping yang berarti apabila benar dalam penggunaannya.

Waspada, Kebanyakan Minum Es Saat Berbuka Bisa Picu Nyeri Perut

Waspada, Kebanyakan Minum Es Saat Berbuka Bisa Picu Nyeri Perut

Bagi penyuka minuman es, berbuka puasa tidak lengkap jika belum meminum es sirup, es timun sari atau es kolak. Padahal menurut pakar, minum es saat berbuka bisa memicu nyeri perut.

dr David Fadjar Putra, MS, SpGK dari RS Pondok Indah-Pondok Indah, mengatakan puasa membuat perut dan lambung kosong selama lebih dari 12 jam. Jika tiba-tiba diisi dengan minuman es yang dingin, perut akan mengalami kontraksi mendadak.

“Karena perut sudah kosong selama 12 jam lebih tiba-tiba dikasih air dingin tiba-tiba, perut akan berkontraksi. Akibatnya perut jadi begah, perih, atau bahkan bisa menyebabkan mag,” tutur dr David, dalam perbincangan dengandetikHealth, baru-baru ini.

Lebih lanjut, dr AR Inge Permadhi, MS, SpGK dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RS Cipto Mangunkusumo, menjelaskan perubahan pola makan di bulan puasa dari tiga kali sehari menjadi dua kali membuat perut harus beradaptasi. Saat perut kosong, pembuluh darah yang ada di perut biasanya melebar dan akan tiba-tiba menyempit ketika terkena air dingin.

Hal inilah yang menyebabkan perut terasa nyeri atau perih. Tak hanya itu, minuman es dingin juga bisa membuat perut terasa kembung atau begah.

“Minuman dingin itu memiliki sifat yang mengenyangkan apalagi dikonsumsi dengan minuman dingin yang manis sehingga membuat perut terasa mengenyangkan bahkan menjadi begah,” urainya.

Dr dr Saptawati Badorsono, MSc, menyarankan jika memang ingin meminum minuman es atau minuman dingin, sebaiknya dilakukan minimal setengah jam setelah berbuka. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa begah dan nyeri yang muncul akibat peregangan lambung secara tiba-tiba.

“Setelah kosong selama beberapa jam, maka lambung perlu diisi makanan dan minuman secara bertahap agar tidak menimbulkan peregangan dinding lambung secara mendadak. Selain itu Suhu makanan dan minuman juga tidak boleh terlalu ekstrem dingin karena selama puasa akan terjadi peningkatan suhu dalam tubuh akibat berkurangnya cairan tubuh,” jelasnya.

Buka Puasa dengan Kurma dan Teh Manis, Sehatkah?

Buka Puasa dengan Kurma dan Teh Manis, Sehatkah?

Anjuran untuk berbuka puasa dengan kurma cukup populer di kalangan umat Islam. Dari sisi kesehatan, apakah cukup berbuka puasa dengan kurma dan teh manis saja?

Secara umum, pakar kesehatan menyetujui bahwa kurma dan teh manis baik untuk berbuka puasa. Teh manis dapat meningkatkan kadar gula darah sehingga tubuh tidak lemas. Sementara kurma selain meningkatkan gula darah juga mengandung serat.

“Kalau untuk berbuka saja itu cukup karena dapat membantu meningkatkan kadar gula di tubuh kita,” tutur dr AR Inge Permadhi, MS, SpGK dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RS Cipto Mangunkusumo kepada detikHealth, baru-baru ini.

Pendapat senada juga dikatakan oleh Dr dr Saptawati Bardosono, MSc. Wanita yang akrab disapa dr Tati ini mengatakan kurma dan teh manis dapat segera menggantikan kekurangan cairan dan gula darah yang berkurang karena puasa selama kurang lebih 13 jam.

“Keduanya terbukti sehat untuk minuman buka puasa, namun penelitian membuktikan bahwa buka puasa dengan kurma dapat mempertahankan kadar gula darah lebih lama sehingga orang tidak kalap saat makan malam,” urainya.

Meski begitu, keduanya sepakat bahwa kurma dan teh manis saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Oleh karena itu disarankan untuk makan besar minimal setengah jam setelah berbuka agar kebutuhan nutrisi terpenuhi.

Dijelaskan dr Inge, dalam sehari tubuh memerlukan kurang lebih 1.500 kalori. Saat sahur, hanya kurang lebih 300 kalori saja yang masuk ke tubuh. Sehingga sisanya harus dipenuhi setelah berbuka hingga sebelum tidur.

Tujuh Obat Alami Untuk Mengatasi Selangkangan Gatal Dan Hitam

Tujuh Obat Alami Untuk Mengatasi Selangkangan Gatal Dan Hitam

Pernakah anda mengalami gatal-gatal di selangkangan? Tepatnya pada  daerah lipatan bokong. Biasanya penderita akan mengalami gatal yang luar biasa, lalu akan terus menggaruknya. Jika digaruk  justru akan menyebabkan lecet dan iritasi serta berdampak kehitaman, sehingga akan perih jika terkena air. Penyakit ini dapat berlangsung sementara bahkan lama sekitar 3-4 bulan.

Gatal dibagian kulit yang terlipat atau selangkangan tersebut sering terjadi di malam hari. Penyebabnya adalah jamur. Kondisi ini berlangsung pada daerah yang lembab serta kulit  yang sering basah seperti keringat atau bahan pakaian yang tidak bisa menyerap keringat dengan baik. Beberapa obat alami yang dapat menyembuhkan selangkangan gatal dan hitam agar tidak kambuh dan berlanjut ada di bawah ini.

1. Menggunakan Daun Kecubung

Cara membuat ramuan obat  alami ini yaitu tumbuklah  25 gram daun kecubung hingga halus, lalu tambahkan minyak kelapa secukupnya. Setelah itu, ramuan tersebut dipanaskan sebenar tidak terlalu lama, oleskan ramuan pada selangkangan sewaktu masih hangat.

2. Menggunakan Bayam

Bahan yang perlu anda persiapkan yakni  satu buah tanaman dari bayam duri dan garam. Pertama cucilah bayam tersebut, lalu potong sesuai selera. Tambahkan air bersih hingga terendam. Rebuslah bayam selama 15 menit. Kemudian baru tambahkan sedikit garam. Aplikasikan air rebusan yang hangat tadi untuk dikopreskan pada selangkangan anda.

3. Menggunakan Lengkuas

Cara pengolahan obat ini adalahh dengan 4 jari rimpang lengkuas dan satu siung bawang putih ducucu terlebih dahulu. Selanjutnya digiling samapi terlihat halus, tambahkan cuka tersebut. Kemudia setelahnya dapat dipanaskan. Terapkan pada selangkanga anda.

4. Menggunakan Asam  Gelugur

Anda harus melakukan dengan cara pilihlah asam gelugur yang masih cokelat secukupnya untuk dimaksukkan ke dalam tepung kanji. Atau anda dapat menggunakan bahan berupa asam kendis cokelat secukupnya saja. Kemudian aduklah sampai merata. Barulah dibalurkan pada selangkangan dengan benar.

5. Menggunakan Bedak Antijamur

Gunakanlah bedak anti jamur yang dapat bermanfaat  untuk mendinginkan kulit, hal ini akan mengurangi rasa gatal pada selangkangan. Bedak yang digunakan adalah  yang mengandung asam salisilat. Solusi ini memang sangat efektif, sehingga rasa ingin menggaruk kulit selangkangan akan berkurang dan proses penyembuhan pun akan lebih cepat.

6. Menggunakan Daun Sirih

Mengatasi pertumbuhan jamur pada bagian selangkangan terutama paha. Anda hanya cukup menggosokkan daun sirih pada permukaan kult yang terasa gatal di area selangkangan anda. Atau dapat  dengan  mengekstrak daun sirih tersebut  sebagai bahan bilas atau cuci pada lipatan kulit anda.

7. Mengeringkan Selangkangan

Cara terakhir yang mungkin dapat anda lakukan. Ini adalah tips untuk mempercepat proses penyembuhan pada rasa gatal di selangkangan. Jamur akan tumbuh di kulit yang lembab, sehingga anda harus mengusahakan untuk mengeringkan bagian kulit selangkangan pada setiap saat, baik setelah mandi atau buang air kencing.

Demikian beberapa obat alami yang berbahan tanpa kimia, sehingga tidak akan menyebabkan efek yang berlebih pada kulit anda. Semoga rasa gatal dan warna hitam pada selangkangan anda dapat segera menghilang.

Buah-buahan Ini Bisa Jadi Solusi Pas Buka Puasa Sehat

Buah-buahan Ini Bisa Jadi Solusi Pas Buka Puasa Sehat

Menu berbuka puasa biasanya tidak jauh-jauh dari teh manis dan/atau kurma. Lantas bolehkah memilih bahan makanan lain seperti buah-buahan sebagai menu berbuka puasa?
dr AR Inge Permadhi, MS, SpGK dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RS Cipto Mangunkusumo mengatakan, ini sangat diperbolehkan.

“Misalnya ada orang yang nggak suka minuman manis, bisa digantikan dengan buah-buah seperti semangka atau apel,” jelasnya kepada detikHealth baru-baru ini.

Ditambahkan dr David Fadjar Putra, MS, SpGK, semua buah yang menyegarkan itu baik untuk berbuka puasa, di antaranya melon, apel atau jeruk. “Tapi yang manis ya, jangan yang asam,” saran dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah-Pondok Indah tersebut.

Mengapa harus yang manis? Sebab buah ini dipergunakan untuk mengangkat gula darah tubuh yang menurun setelah berpuasa seharian.

dr Maulana Suryamin, SpPD-KGH dari RS Persahabatan Rawamangun menjelaskan di antara lima jenis rasa, yaitu manis, pedas, asam, asin dan gurih, rasa manis dianggap sebagai rasa yang ‘paling aman’ untuk meningkatkan nafsu makan.

“Makanya kalau nggak ada kurma, bukan berarti kita tidak boleh buka dengan yang lain. Bisa dengan sirup atau kolak,” paparnya.

Akan tetapi sebenarnya menurut dr Maulana, semua buah bisa dijadikan menu berbuka, tergantung selera masing-masing.

Di sisi lain, praktisi gizi dari RS Cipto Mangunkusumo, Dr dr Saptawati Bardosono, MSc mengingatkan, buah hanya berfungsi sebagai makanan selingan atau makanan pembuka sebelum mengonsumsi makanan utama. Ini dikarenakan kandungan kalorinya yang relatif rendah, sehingga tidak cocok dijadikan hidangan utama.

Dalam kesempatan terpisah, dr Inge mengungkapkan kalori yang dikandung buah rata-rata hanya sebesar 40 kalori. Itu berarti menu ideal untuk berbuka puasa tetaplah yang mengandung gizi seimbang, yaitu karbohidrat, protein, dan vitamin dari sayur maupun buah, bukan hanya buah saja atau nasi saja.